Tampilkan postingan dengan label mitos. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label mitos. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 November 2013

9 Mitos Salah Dalam Dunia Penerbangan

Pesawat terbang sampai sekarang masih dianggap sarana transportasi yang mahal dan karena itu kebanyakan orang masih belum mampu untuk menikmati angkutan massal satu ini. Nah di lain pihak pesawat terbang menjadi obyek yang "seksi" bagi sineas untuk menggarap film di pesawat terbang, baik yang hanya sebagai scene sambil lalu, tapi ada juga yang bahkan khusus keseluruhan scene diambil di dalam pesawat terbang, katakanlah seperti film "Snake On The Plane" dan lain sebagainya. Kadangkala sineas melebih-lebihkan adegan untuk mendapatkan efek dramatis, nah adegan-adegan ini tanpa sadar memberikan pemahaman yang salah mengenai pesawat terbang. Anekainfounik kali ini akan menghadirkan 9 mitos salah yang ada di dunia penerbangan.

1. Melepas Pintu Darurat Ketika Pesawat Mengudara.



Penulis pernah melihat adegan dimana penumpang melepas pintu darurat dengan panik ketika pesawat mengudara. Alhasil penumpang lain tersedot keluar pesawat. Kenyataannya anda tidak akan bisa membuka pintu darurat di ketinggian. Ini karena perbedaan tekanan udara yang besar di dalam kabin dengan tekanan udara diluar, sekali lagi kami tidak menganjurkan anda mencoba.

2. Lubang kecil di pesawat akan menyedot seluruh penumpang



Penulis sering melihat adegan atap pesawat meledak lalu penumpang tersedot ke luar pesawat. Jika lubangnya cukup besar ini bisa saja terjadi, namun durasi waktunya tidak akan selama seperti di film dimana aktor beradegan seakan-akan tersedot lubang angin, begitu tekanan udara di dalam kabin pesawat sudah sama dengan tekanan di luar pesawat bisa melanjutkan perjalanan kembali dengan tenang.

3. Anda lebih cepat mabuk di udara

Penyebab masalah ini kemungkinan besar adalah karena lebih sedikit oksigen di udara

4. Isi toilet di pesawat langsung dibuang ke luar

Tidak seperti kereta api, ketika anda buang air di pesawat kotoran tersebut di masukkan ke tangki khusus di pesawat yang hanya bisa dibuka oleh staff di darat, jadi kalau ada kotoran jatuh dari langit kemungkinan besar itu kotoran burung.

5. Anda akan merasa tersedot ketika buang air besar di pesawat.



Anda akan merasa tersedot ketika anda dalam posisi duduk yang benar-benar menutupi seluruh bagian toilet duduk (dimana hal tersebut tidak mungkin). Bussiness Insider menyarankan anda berdiri sebelum menyiram toilet demi kenyamanan anda.

6. Sirkulasi udara di dalam pesawat mudah untuk menularkan penyakit.



Udara di dalam pesawat memang di daur ulang lagi, namun kemungkinan menyebarkan penyakit sangat kecil ini karena setengah udara dibuang keluar sementara udara lama dibersihkan dengan mesin khusus kemudian dicampur dengan udara bersih. Boeing mengatakan sistem filter udara mampu menangkap 94 mikroba yang ada di udara.

7. Mengenakan sabuk pengaman malah bisa mencelakakan anda.



Berangkat dari pemikiran ketika pesawat crash, penumpang harus segera meninggalkan pesawat maka memakai seat belt malah dianggap membahayakan keselamatan. Kenyataannya menurut pengakuan beberapa korban selamat kecelakaan pesawat, mereka merekomendasikan anda memakai sabuk pengaman, alasannya ketika pesawat terguncang kemungkinan besar anda bakal terlempar dari kursi anda dan menabrak benda-benda disekitar anda yang malah bisa berakibat fatal.

8. Pilot bisa mengatur aliran udara di kabin untuk menghemat bahan bakar.



Kenyataannya aliran udara di kabin ditentukan berdasarkan tekanan udara

9. Masker oksigen membuat penumpang merasa lebih tenang saat menghadapi keadaan darurat



Oksigen yang mengalir dari masker oksigen tidak ditambahkan bahan apapun agar penumpang tetap tenang, kenyataannya ketika pesawat kehilangan tekanan udara  di ketinggian 30.000 kaki, penumpang terancam menghirup udara yang miskin oksigen. Solusi nya adalah memakai masker oksigen sampai pesawat turun ke ketinggian 10.000 kaki.

Sumber:
http://www.businessinsider.com/10-airplane-myths-debunked-2013-9

Sabtu, 14 September 2013

Mitos Kepala Botak Di Dunia

http://kompasnia.blogspot.com

KOMPASnia - Menurut sebuah penelitian di Amerika Serikat, hampir dua dari setiap tiga orang mengalami kebotakan ketika memasuki usia 60. Mereka yang mengalami rambut rontok di area tertentu itu mayoritas laki-laki.Di sana, para penderita kebotakan bisa menghabiskan jutaan rupiah per tahun demi mengembalikan kepercayaan diri. Mereka menempuh berbagai perawatan mulai tradisional hingga pada teknologi modern.Kondisi itu menunjukkan bahwa masalahkebotakan menciptakan krisis percaya diri, terutama bagi mereka yang peduli penampilan. Kondisi semakin buruk saat dihadapkan pada sejumlah mitos, seperti dikutip dariHealth US News:

1. Rambut rontok warisan genetis dari ibu
Mitos itu tidak sepenuhnya benar. Gen kebotakan yang utama adalah padakromosom X yang didapatkan pria dari ibu mereka. Namun, faktor lain juga ikut berperan. Penelitian menunjukkan bahwa pria yang memiliki ayak botak lebih mungkin berisiko mengalami kebotakan.

2. Botak pertanda tua
Meski umumnya menyerang di usia tua, namun masalah rambut rontok ini bisa menyerang siapa saja. Bahkan, mereka yang masih berada di rentang usia 20-30 tahun. Bagianak muda, ini menjadi masalah yang benar-benar memperburuk kepercayaandiri. Kebotakan di usia muda menjadi masalah psikologis, bukan penanda fisik yang menua.

3. Penutup kepala mempercepat kebotakan
Tutup kepala tidak membuat rambut rontok. Namun, jaga kebersihan topi Anda dan pastikan ruang udara agarrambut masih bisa bernapas. Topi yang kotor dan jenis penutup kepala yang pengap dapat menyebabkan infeksi kulit kepala yang pada gilirannya dapat mempercepat rambut rontok.

4. Depresi dan stres picu kerontokan
Pernyataan tersebut belum sepenuhnya benar. Menurut Dermatologis, Gary Hitzig, stres fisik dan emosional tidak pernah meyebabkan kehilangan rambut.Jika rambut memang rontok, ia akan tumbuh kembali.

5. Cegah kerontokan berhenti memakai gel
Tidak perlu panik, jika Anda sering menggunakan gel rambut atau hairspray. Produk tersebut tidak dapat membuat kepala Anda botak. Begitu puladengan penggunaan sampo, keramas terlalu sering, dan ketombe. Itu semua tidak berpengaruh terhadap kerontokan rambut.

6. Paparan matahari mempercepat kepala botak
Mitos itu tidak benar. Berjemur matahari juga tidak perpengaruh terhadap kerontokan rambut.

7. Suplai karbohidrat membuat rambut rontok
Seorang dematolog asal Klinik Cleveland, Wilwa Bergfeld, mengatakan karbohidrat dan daging merah memberikan nutrisi yang bermanfaat untuk kulit kepala. Penelitian Bergfeld yang terakhir menunjukkan bahwa kekurangan zat besi terkait erat dengan rambut rontok. Pengobatan dengan mengkonsumsi suplemen zat besi dapat mengembalikan pertumbuhan.

Sumber: http://kompasnia.blogspot.com


berita yang disarankan :



Minggu, 08 September 2013

Mitos Otak Kiri Otak Kanan

http://kompasnia.blogspot.com

KOMPASnia - Saturday, April 7, 20120commentsPernyataan kalau kepribadian seseorang memiliki dominasi otak kiri atau otak kanan adalah mitos. Kenyataannya kedua belahan berperan dan saling ketergantungan.

Selama ini berkembang mitos kalau seseorang dengan otak kanan umumnya kreatif, intuitif, berseni, sementara orang otak kiri cenderung pemecah masalah, lebih linier, dan logis.Mitos ini lahir dari sains murni, namun teknologi pencitraan modern telah menunjukkan kalau otak lebih saling fleksibel dari pada yang diduga sebelumnya.

Mitos ini mungkin berasal dari tahun 1800an, ketika para ilmuan menemukan kalau sebuah cedera pada satu sisi otak sering menyebabkan hilangnya kemampuan tertentu. Sebagai contoh, kemampuan spasial terlihat berada di sisi kanan otak, sementara bahasa ada di kiri.

Mitos ini makin kuat di tahun 1960an, ketika para ilmuan mempelajari pasien epilepsi yang dibedah untuk memotong hubungan antara kedua belahan otak.

Para peneliti menunjukkan kalau ketika kedua belahan tersebut tidak dapat berkomunikasi, kedua belahan otak dapat tidak sadar mengenai eksistensi satu sama lain – dan bahkan merespon berbeda pada rangsangan.

Sebagai contoh, ketika seorang pasien ditanya apa yang ingin ia lakukan, otak kirinya mengatakan “tukang kayu” sementara otak kanan mengatakan “pembalap”.Namun lebih baru ini, teknologi pindai otak mengungkapkan kalau peran belahan otak tidak begitu sederhana seperti diduga.

Kedua belahan otak faktanya saling menggantikan.Sebagai contoh, pengolahan bahasa, pernah dipercaya kalau hanya dominasi otak kiri, namun sekarang diketahui terjadi di dua belahan otak: sisi kiri mengolah tata bahasa dan pengejaan sementara kanan mengolah intonasi.

Begitu juga, eksperimen menunjukkan kalau belahan kanan tidak bekerja dalamisolasi dalam kemampuan spasial: otak kanan tampaknya berhubungan dengan naluri keruangan yang umum, sementara otak kiri berurusan dengan benda di lokasi tertentu.

Apa yang benar adalah kalau sisi kanan otak mengendalikan sisi kiri tubuh dan sebaliknya. Ini artinya, cedera di sisi kiri otak (seperti stroke otak kiri) dapat menyebabkan kerusakan pada belahan kanan tubuh (misalnya lumpuh kaki kanan).

Sumber: http://kompasnia.blogspot.com


berita yang disarankan :