Setetes kebencian di dalam hati Pasti akan membuahkan penderitaan Tapi setetes cinta di dalam relung hati akan membuahkan kebahagiaan sejati
Selasa, 08 Januari 2013
BIOGRAFI
Dr. H. Mohammad Hatta lahir di Bukittinggi, 12 Agustus 1902. Pria yang akrab disapa dengan sebutan Bung Hatta ini merupakan pejuang kemerdekaan RI yang kerap disandingkan dengan Soekarno. Tak hanya sebagai pejuang kemerdekaan, Bung Hatta juga dikenal sebagai seorang organisatoris, aktivis partai politik, negarawan, proklamator, pelopor koperasi, dan seorang wakil presiden pertama di Indonesia. Kiprahnya di bidang politik dimulai saat ia terpilih menjadi bendahara Jong Sumatranen Bond wilayah Padang pada tahun 1916. Pengetahuan politiknya berkembang dengan cepat saat Hatta sering menghadiri berbagai ceramah dan pertemuan-pertemuan politik. Secara berkelanjutan, Hatta melanjutkan kiprahnya terjun di dunia politik.
Sampai pada tahun 1921 Hatta menetap di Rotterdam, Belanda dan bergabung dengan sebuah perkumpulan pelajar tanah air yang ada di Belanda, Indische Vereeniging. Mulanya, organisasi tersebut hanyalah merupakan organisasi perkumpulan bagi pelajar, namun segera berubah menjadi organisasi pergerakan kemerdekaan saat tiga tokoh Indische Partij (Suwardi Suryaningrat, Douwes Dekker, dan Tjipto Mangunkusumu) bergabung dengan Indische Vereeniging yang kemudian berubah nama menjadi Perhimpunan Indonesia (PI).
Di Perhimpunan Indonesia, Hatta mulai meniti karir di jenjang politiknya sebagai bendahara pada tahun 1922 dan menjadi ketua pada tahun 1925. Saat terpilih menjadi ketua PI, Hatta mengumandangkan pidato inagurasi yang berjudul "Struktur Ekonomi Dunia dan Pertentangan Kekuasaan". Dalam pidatonya, ia mencoba menganalisa struktur ekonomi dunia yang ada pada saat itu berdasarkan landasan kebijakan non-kooperatif. Hatta berturut-turut terpilih menjadi ketua PI sampai tahun 1930 dengan perkembangan yang sangat signifikan dibuktikan dengan berkembangnya jalan pikiran politik rakyat Indonesia.
Sebagai ketua PI saat itu, Hatta memimpin delegasi Kongres Demokrasi Internasional untuk perdamaian di Berville, Perancis, pada tahun 1926. Ia mulai memperkenalkan nama Indonesia dan sejak saat itu nama Indonesia dikenal di kalangan organisasi-organisasi internasional. Pada tahun 1927, Hatta bergabung dengan Liga Menentang Imperialisme dan Kolonialisme di Belanda dan berkenalan dengan aktivis nasionalis India, Jawaharhal Nehru. Aktivitas politik Hatta pada organisasi ini menyebabkan dirinya ditangkap tentara Belanda bersama dengan Nazir St. Pamontjak, Ali Sastroamidjojo, dan Abdul madjid Djojodiningrat sebelum akhirnya dibebaskan setelah ia berpidato dengan pidato pembelaan berjudul: Indonesia Free.
Selanjutnya pada tahun 1932, Hatta kembali ke Indonesia dan bergabung dengan organisasi Club Pendidikan Nasional Indonesia yang bertujuan untuk meningkatkan kesadaran politik rakyat Indonesia dengan adanya pelatihan-pelatihan.
Pada tahun 1933, Soekarno diasingkan ke Ende, Flores. Aksi ini menuai reaksi keras oleh Hatta. Ia mulai menulis mengenai pengasingan Soekarno pada berbagai media. Akibat aksi Hatta inilah pemerintah kolonial Belanda mulai memusatkan perhatian pada Partai Pendidikan Nasional Indonesia dan menangkap pimpinan para pimpinan partai yang selanjutnya diasingkan ke Digul, Papua.
Pada masa pengasingan di Digul, Hatta aktif menulis di berbagai surat kabar. Ia juga rajin membaca buku yang ia bawa dari Jakarta untuk kemudian diajarkan kepada teman-temannya. Selanjutnya, pada tahun 1935 saat pemerintahan kolonial Belanda berganti, Hatta dan Sjahrir dipindahlokasikan ke Bandaneira. Di sanalah, Hatta dan Sjahrir mulai memberi pelajaran kepada anak-anak setempat dalam bidang sejarah, politik, dan lainnya.
Setelah delapan tahun diasingkan, Hatta dan Sjahrir dibawa kembali ke Sukabumi pada tahun 1942. Selang satu bulan, pemerintah kolonial Belanda menyerah pada Jepang. Pada saat itulah Hatta dan Sjahrir dibawa ke Jakarta.
Pada awal Agustus 1945, nama Anggota Badan Penyelidik Usaha-usaha Persiapan Kemerdekaan berganti nama menjadi Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia dengan Soekarno sebagai Ketua dan Hatta sebagai Wakil Ketua. Sehari sebelum hari kemerdekaan dikumandangkan, Panitia Persiapan Kemerdekaan Indonesia mengadakan rapat di rumah Admiral Maeda. Panitia yang hanya terdiri dari Soekarno, Hatta, Soebardjo, Soekarni, dan Sayuti tersebut merumuskan teks proklamasi yang akan dibacakan keesokan harinya dengan tanda tangan Soekarno dan Hatta atas usul Soekarni.
Pada tanggal 17 Agustus 1945 di jalan Pagesangan Timur 56 tepatnya pukul 10.00 kemerdekaan Indonesia diproklamasikan oleh Soekarno dan Hatta atas nama bangsa Indonesia. Keesokan harinya, pada tanggal 18 Agustus 1945 Soekarno diangkat sebagai Presiden Republik Indonesia dan Hatta sebagai Wakil Presiden.
Berita kemerdekaan Republik Indonesia telah tersohor sampai Belanda. Sehingga, Belanda berkeinginan kembali untuk menjajah Indonesia. Dalam upaya mempertahankan kemerdekaan Indonesia, pemerintahan Republik Indonesia dipindah ke Jogjakarta. Ada dua kali perundingan dengan Belanda yang menghasilkan perjanjian linggarjati dan perjanjian Reville. Namun, kedua perjanjian tersebut berakhir kegagalan karena kecurangan Belanda.
Pada Juli 1947, Hatta mencari bantuan ke India dengan menemui Jawaharhal Nehru dan Mahatma Gandhi. Nehru berjanji, India dapat membantu Indonesia dengan melakukan protes terhadap tindakan Belanda dan agar dihukum pada PBB. Banyaknya kesulitan yang dialami oleh rakkyat Indonesia memunculkan aksi pemberontakan oleh PKI sedangkan Soekarno dan Hatta ditawan ke Bangka. Selanjutnya kepemimpinan perjuangan dipimpin oleh Jenderal Soedirman.
Perjuangan rakyat Indonesia tidak sia-sia. Pada tanggal 27 desembar 1949, Ratu Juliana memberikan pengakuan atas kedaulatan Indonesia kepada Hatta.
Setelah kemerdekaan mutlak Republik Indonesia, Hatta tetap aktif memberikan ceramah-ceramah di berbagai lembaga pendidikan. Dia juga masih aktif menulis berbagai macam karangan dan membimbing gerakan koperasi sesuai apa yang dicita-citakannya. Tanggal 12 Juli 1951, Hatta mengucapkan pidato di radio mengenai hari jadi Koperasi dan selang hari lima hari kemudian dia diangkat menjadi Bapak Koperasi Indonesia.
Hatta menikah dengan Rachim Rahmi pada tanggal 18 November 1945 di desa Megamendung, Bogor, Jawa Barat. Pasangan tersebut dikaruniai tiga orang putri yakni Meutia, Gemala, dan Halida.
Pada tanggal 14 Maret 1980 Hatta wafat di RSUD dr. Cipto Mangunkusumo. Karena perjuangannya bagi Republik Indonesia sangat besar, Hatta mendapatkan anugerah tanda kehormatan tertinggi "Bintang Republik Indonesia Kelas I" yang diberikan oleh Presiden Soeharto.
Riset dan analisa oleh Atiqoh Hasan.
PENDIDIKAN
- Nederland Handelshogeschool, Rotterdam, Belanda (1932)
- Sekolah Tinggi Dagang Prins Hendrik School, Batavia (1921)
- Meer Uirgebreid Lagere School (MULO), Padang (1919)
- Europeesche Lagere School (ELS), Padang, 1916
- Sekolah Dasar Melayu Fort de kock, Minangkabau (1913-1916)
kehidupan awal moh.hatta
Awal kehidupan
Hatta lahir di Bukittinggi pada 12 Agustus 1902 dalam sebuah keluarga terkemuka dan sangat Islami. Kakeknya adalah seorang dihormati ulama di Batuhampar , dekat Payakumbuh . Ayahnya, Haji Mohammad Djamil, meninggal ketika dia berusia delapan bulan dan ia ditinggalkan dengan enam saudara perempuan dan ibunya. Seperti dalam matrilineal masyarakat Minangkabau tradisi, ia kemudian dibesarkan di keluarga ibunya. Keluarga ibunya adalah kaya, dan Hatta mampu untuk belajar Belanda serta menyelesaikan Qur'an setelah sekolah. [ 2 ]
Dia pergi ke sekolah dasar bahasa Belanda (ELS atau Europeesche Lagere School ) di Padang 1913-1916 setelah ia selesai Sekolah Melayu (' Melayu Sekolah ') di Bukittinggi. Ketika ia berusia tiga belas tahun, ia lulus ujian yang berhak dia untuk mendaftar di sekolah menengah Belanda (HBS atau Hogere burgerschool ) di Batavia (sekarang Jakarta ). Namun ibunya memintanya untuk tinggal di Padang karena ia masih terlalu muda untuk pergi ke ibukota saja. Hatta kemudian masuk SMP atau MULO ( Meer Uitgebreid Lager Onderwijs ).
Selama waktu luangnya, ia bekerja paruh waktu di sebuah kantor pos. Biasanya, MULO siswa tidak diizinkan untuk bekerja, tapi ia mampu bekerja di sana karena kualifikasi ujian HBS. [ 2 ] Hatta tertarik pada sepakbola , ia bergabung dengan tim sepak bola sekolah dan dibuat ketuanya. Dia memperluas lingkup nya kontak dengan menggunakan posisinya.
Hatta digunakan untuk mengunjungi kantor Usaha Sarikat (Amerika Endeavor), yang dipimpin oleh Taher Marah Soetan. Di kantor, ia membaca koran-koran Belanda, khususnya tentang debat politik di Volksraad (parlemen) dari Hindia Belanda . Itu pada usia enam belas bahwa Hatta mulai tertarik dalam politik dan gerakan nasional. Dia memilih bendahara cabang dari Jong Sumatranen Obligasi (atau pemuda asosiasi Sumatera), yang pertama kali didirikan di Padang pada tahun 1918. [ 2 ]
[ sunting ] Waktu di Belanda
Pada tahun 1919, Hatta akhirnya pergi ke HBS di Batavia. Ia menyelesaikan studinya dengan perbedaan pada tahun 1921, [ 2 ] dan diizinkan untuk terus belajar di Rotterdam School of Commerce di Rotterdam , yang Belanda . Dia mengambil ekonomi sebagai utama dan meraih Doctorandus gelar pada tahun 1932. Tingkat berhak dia untuk mengikuti program doktor. Dia kemudian melanjutkan untuk mengejar gelar doktor, dan menyelesaikan semua persyaratan akan diberikan itu, tapi dia tidak pernah selesai nya tesis . Politik telah mengambil alih kehidupan Hatta.
Di Belanda, Hatta bergabung dengan Indische Vereniging (atau Hindia Belanda Union). Pada tahun 1922, organisasi ini berganti nama menjadi Indonesische Vereniging dan kemudian ke Indonesia Perhimpunan (arti yang sama tetapi di Indonesia ). [ 3 ] Hatta adalah bendahara (1.922-1.925), dan kemudian ketua (1.926-1.930). [ 2 ] Pada pelantikannya, Hatta menyampaikan pidato dengan judul "Struktur Ekonomi Global dan Benturan Power", di mana ia mendukung gagasan Indonesia non-kerjasama dengan pemerintah kolonial Belanda untuk mendapatkan nya kemerdekaan . Perhimpunan Indonesia kemudian berubah dari menjadi dari organisasi mahasiswa menjadi organisasi politik dan memiliki permintaan yang tegas untuk kemerdekaan Indonesia. Ini menyatakan suaranya melalui majalah yang disebut Indonesia Merdeka (atau Gratis Indonesia) yang Hatta editor.
Untuk mendapatkan lebih banyak dukungan dari negara-negara lain, Hatta menghadiri kongres di seluruh Eropa, selalu sebagai ketua delegasi Indonesia. Pada tahun 1926, Hatta dan Perhimpunan Indonesia bergabung dengan Demokrat Kongres Internasional untuk Perdamaian di Bierville , Prancis. Pada bulan Februari 1927, Hatta pergi ke Brussels untuk menghadiri kongres yang diselenggarakan oleh Liga Melawan Imperialisme dan Penindasan Kolonial. [ 4 ] Dia bertemu banyak nasionalis terkemuka lainnya di sana, termasuk Jawaharlal Nehru dari India , Hafiz Ramadhan Bey dari Mesir dan Lamine Senghor dari Afrika. Kemudian di tahun itu, Hatta menghadiri sebuah kongres yang diselenggarakan oleh Liga Wanita Internasional untuk Perdamaian dan Kebebasan di Swiss . Pada kesempatan itu, Hatta menyampaikan pidato dengan judul "Indonesia dan Masalah Kemerdekaan".
Pada pertengahan tahun 1927, Perhimpunan Indonesia ' s kegiatan telah membuat khawatir pemerintah Belanda. [ 4 ] Pada bulan Juni 1927, pemerintah Belanda menggerebek kediaman pemimpin organisasi, mencari melalui kamar mereka dan menempatkan Hatta dan lainnya empat aktivis Indonesia lainnya di balik jeruji besi. [ 4 ] Setelah menghabiskan hampir enam bulan di penjara, mereka dibawa ke pengadilan di Den Haag . Mereka diizinkan untuk menjelaskan diri mereka selama sidang, dan Hatta turun ke kesempatan untuk menjelaskan penyebab nasionalis Indonesia. Dia membuat pidato kepada pengadilan menjelaskan bahwa kepentingan Indonesia berada dalam konflik dengan orang-orang dari Belanda, dan itu sebabnya mereka tidak bisa bekerja sama. Hatta menganjurkan kerjasama antara Indonesia dan Belanda, tetapi hanya jika Indonesia adalah independen dan diperlakukan sebagai mitra sejajar, tidak merata karena statusnya sebagai koloni. Pidato menjadi terkenal dan dikenal sebagai Vrij Indonesia atau Free pidato Indonesia. [ 4 ]
Pada tahun 1929, Hatta dan lainnya Perhimpunan Indonesia aktivis dibebaskan. Mereka kemudian bergabung dengan nasionalis Indonesia-based, Sukarno dan nya Partai Nasional Indonesia (PNI). [ klarifikasi diperlukan ] Bersama, Hatta dan Soekarno mendirikan kader sekolah untuk melatih orang-orang dengan kepentingan nasionalisme. [ klarifikasi diperlukan ] Di sekolah, kader potensial dilatih di bidang ekonomi, sejarah gerakan nasionalis dan dalam pemerintahan. Pada bulan Juli 1932, Hatta membuat perjalanan pulang ke Indonesia. [ 4 ]
mohammad hatta
Dr. Drs. H. Mohammad Hatta (lahir dengan nama Muhammad Athar, populer sebagai Bung Hatta; lahir di Fort de Kock (sekarang Kota Bukittinggi, Sumatera Barat), Hindia Belanda, 12 Agustus 1902 – meninggal di Jakarta, 14 Maret 1980 pada umur 77 tahun) adalah pejuang, negarawan, ekonom, dan juga Wakil Presiden Indonesia yang pertama. Ia bersama Soekarno memainkan peranan penting untuk memerdekakan bangsa Indonesia dari penjajahan Belanda sekaligus memproklamirkannya pada 17 Agustus 1945. Ia juga pernah menjabat sebagai Perdana Menteri dalam Kabinet Hatta I, Hatta II, dan RIS. Ia mundur dari jabatan wakil presiden pada tahun 1956, karena berselisih dengan Presiden Soekarno. Hatta juga dikenal sebagai Bapak Koperasi Indonesia.
Bandar udara internasional Jakarta, Bandar Udara Soekarno-Hatta, menggunakan namanya sebagai penghormatan terhadap jasa-jasanya. Selain diabadikan di Indonesia, nama Mohammad Hatta juga diabadikan di Belanda yaitu sebagai nama jalan di kawasan perumahan Zuiderpolder, Haarlem dengan nama Mohammed Hattastraat. Pada tahun 1980, ia meninggal dan dimakamkan di Tanah Kusir, Jakarta. Bung Hatta ditetapkan sebagai salah satu Pahlawan Nasional Indonesia pada tanggal 23 Oktober 1986 melalui Keppres nomor 081/TK/1986/[1]
mohabaten
Main Teri Ho Gayee Ishq Wich Kho Gayee
O Mere Dholna O Mere Saajna
Main Tera Ho Gaya Ishq Wich Kho Gaya
Kasam Loon Main Rab Ki Kasam Le Tu Rab Ki
Kabhi Ek Duje Ka Na Daaman Chhodna
O Mere Dholna
Mera Dilbar Sona Hai
Sone Ko Na Khona Hai
In Baahon Main Jeena Hai
Mil Ke Judaa Na Hona Hai
Zara Si Khushiyaan Hai
Zara Sa Ghum Bhi Hai
Samajh Ke Jaaneman Ye Naata Joodna
O Mere Dholna
Main Raja Tu Rani Ho
Aisi Prem Kahani Ho
Hoton Pe Muskane Ho
Aankhon Mein Na Pani Ho
Tu Dil Mein Rehti Hai
Ye Dhadkan Kehti Hai
Kaha Jo Bhi Tune Woh Phirse Bol Na
O Mere Dholna O Mere Saajna
Main Teri Ho Gayee Ishq Wich Kho Gayee
O Mere Dholna O Mere Saajna
Main Tera Ho Gaya Ishq Wich Kho Gaya
Kasam Loon Main Rab Ki Kasam Le Tu Rab Ki
Kabhi Ek Duje Ka Na Daaman Chhodna
O Mere Dholna
O Mere Saajna
Resep Pastel Melati
Bahan membuat kue pastel melati
100 gram daging sapi abon yang di haluskan
125 gram tepung sagu
375 gram tepung terigu dicampur kemudian diayak
1/2 sendok teh garam
125 gram margarin
100 ml air
minyak goreng
Cara membuat pastel melati
pertama masukan campuran tepung kedalam tempat adonan kemudian masukkan margarin dan garam campur merata.
Kedua tuang air untuk menguleni adonan sedikit demi sedkit, adonan jangan sampai kalis.
Ketiga pipihkan adonan dengan ketebalan sekitar 2 cm dan buat bulatan dengan diameter 3 cm.
Pekrejaan selanjutnya adalah berkreasi, masukan setengah sendok teh abon kemudian tangkupkan kulitnya dan kreasikan menjadi mirip bunga
dan terakhir adalah menggoreng pastel samapi kecoklatan.
Resep kue kering Kering Lidah Kucing
Bahan Kue Kering Lidah Kucing:
250 gram margarin
150 gram gula halus
1/2 sendok teh vanili bubuk
250 gram tepung terigu
5 putih telur kocok hingga kaku
makanan ini cukup untuk 21 buah.
Cara membuatnya:
1. Panaskah oven dengan temperatur 160 derajat celcius dan loyang pipih atau loyang khusus lidah kucing, olesi dengan margarin, sisihkan
2. KOcok margarin bersama gula halus hingga lembut, masukkan vanili bubuk dan tepung terigu, aduk rata.
3. Campur adonan dengan putih telur yang telah dikocok kaku, aduk rata.
4. MAsukkan adonan ke dalam plastik segi tiga, potong ujungnya sedikit dan semprotkan kue ke loyang, panggang selama 15 menit hingga kecokelatan dan matang, angkat.
5. Dinginkan dan simpan dalam stoples kedap udara.
Bidaran Keju Telur Gabus Keju - resep kue lebaran
Resep yang satu ini selalu di jadikan sajian hari raya, maupun sebagai cemilan harian. Rasanya yang asin bikin kita tidak pernah merasa bosan untuk memakan nya.
Oleh karena itu, Doyan Masak [DM ]menyajikan aneka Resep bidaran keju, baik yang berbahan dasar tepung terigu maupun tepung ketan, dan rasanyapun nikmat
Bahan:
-125 gr tepung tapioka
-2 butir telur ayam
-200 gram keju edam parut
-garam secukupnya
-minyak untuk menggoreng
Cara membuat:
-kocok telur hinggb mengembang.
-masukkan tepung tapioka, aduk rata.
-tambahkan keju dan garam, aduk rata.
-pilin adonan, masukkan dalam minyak goreng dingin.
-panas kan minyak, goreng dg api sedang sambil sesekali di aduk hingga terapung dan kecoklatan.
-angkat, tiriskan.
Bidaran karamel Kue Telur Gabus Karamel Kue Telur Belanak
Bahan:
-4 butir telur
-300 gr tepung tapioka
-garam secukupnya
-1 sdm gula halus
-1/2 sdt air kapur sirih
-minyak utk menggoreng
-lapisan: 3 sdm gula pasir, 1 sdt gula merah sisir, 2 sdm air,
Cara Membuat:
-kocok telur hingga mengembang. Masukkan semua bahan, aduk rata.
-pilin adonan, masukkan dalam minyak goreng dingin.
-masak dg api sedang hingga adonan terapung. Angkat, tiriskan.
-campur semua bahan lapisan, masak hingga menidih dan dan benar2 kental.
-masukkan adonan telur gabus, aduk terus hingga adonan terlapisi seluruhnya. Angkat, sajikan.
Resep kue kering Bangkit Keju - Resep kue lebaran sederhana simple mudah
Bahan:
-100 gr blue band
-300 gr sagu tani
-50 gr gula halus
-1 butir kuning telur
-2 1/2 gr susu encer
-50 gr keju parut.
Cara membuat:
-kocok blue band dan gula halus.
-tambahkan kuning telur, aduk.
-tambahkan susu encer, aduk.
-tambahkan keju parut, aduk.
-tambahkan sagu tani, aduk.
-cetak, panggang.
Tips: agar lebih menarik, boleh di taburi keju diatasnya.
puding lezat
Resep Puding Coklat II
- 3 bks agar-agar putih
- 1500 ml susu
- 112,5 gr coklat bubuk
- 6 btr kuning telur, kocok lepas
- 375 gula pasir
- sedikit garam
- Aduk rata coklat bubuk, garam dan gula, larutkan dengan sebagian susu (bukan diatas api, sisihkan.
- Rebus agar-agar dengan sebagian susu sampai mendidih, tuang adonan coklat bubuk, gula dan susu, aduk rata.
- Tuang beberapa sendok sayur adonan agar-agar ke kocokan kuning telur, aduk rata, tuang kembali ke adonan agar-agar diatas api, masak sampai mendidih.
- Matikan api, aduk adonan agar-agar hingga uap hilang (hangat kuku), tuang ke dalam cetakan sambil disaring biar puding jadinya mulus, bekukan.
Kumpulan Resep Kue Kering
Bebeberapa resep kue kering yang kami posting ini sudah melalui proses ujicoba. Anda bisa membuat kreasi sendiri untuk bisa mendapatkan hasil yang baik. berikut beberapa resepa kue kering lebaran populer.
Resep kue kering Putri Salju
Bahan:
175 gram margarin
3 kuning telur
100 gram keju edam parut
1/4 sendok teh garam
175 gram tepung terigu, ayak
30 gram tepung maizena
Untuk taburan
350 gram gula bubuk
Cara membuat Kue Putri Salju adalah sebagai berikut
1. Siapkan loyang pipih, olesi dengan margarin, sisihkan
2. Kocok margarin hingga mengembang, masukkan telur dan terus kocok hingga mengembang
3. Masukkan tepung terigu, maizena, aduk rata, tambahkan keju edam dan garam, aduk rata hingga menjadi adonan yang dapat dibentuk
4. Ambil satu sendok teh adonan. bentuk bola, taruh di atas loyang, beri jarak
5. Panggang dalam oven dengan temperatur 160 derajat celcius selama 15 menit hingga matang
6. Dinginkan, taburi dan lumuri dengan gula bubuk, hingga seluruh bagian kue tertutup gula, simpan dalam stoples kedap udara.
Untuk 400 gram
Resep kue kering Kering Nastar Selai Nanas
Bahan:
tepung terigu 250 gram
tepung maizena 25 gram
susu bubuk 1 sendok makan
mentega 175 gram
gula halus 50 gram
telur 4 butir, 3 untuk adonan, dan 1 untuk olesan
cengkeh 50 gram, untuk hiasan
Bahan selai nanas:
nanas 1/2 buah, parut
gula pasir 100 gram
garam 1/2 sendok teh
cara membuat kue kering nastar selai nanas adalah sebagai berikut
1. Selai nanas = rebus nanas parut, gula pasir, kayu manis, dan garam hingga agak mengering, aduk hingga berbentuk selai.
2. Nastar = campur tepung terigu, tepung maizena, dan susu bubuk lalu ayak. kocok mentega, gula halus, dan kuning telur hingga lembut
3. Campurkan semua adonan, aduk rata menggunakan spatula hingga adonan bisa dibentuk.
4. Ambil adonan, bentuk bulatan yang diisi selai nanas. hiasi atasnya dengan cengkeh lalu olesi dengan kuning telur
5. Letakkan di atas loyang yang sudah diolesi margarin secukupnya, panggang selama 25 menit.
makanan ini cukup untuk 33 buah.
Langganan:
Postingan (Atom)