Tampilkan postingan dengan label Desain. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Desain. Tampilkan semua postingan

Selasa, 05 November 2013

Yuk Kita Intip Lokasi Desain Perangkat Keras Microsoft

Kali ini kita bertandang ke markas besar Microsoft, tepatnya bengkel kerja Microsoft yang dinamakan  Model Shop. Microsoft dulunya memang cuma jualan software, namun kemudian juga merambah perangkat keras seperti keyboard, mouse, dan kemudian muncul jagoan baru Microsft, Xbox. Nah perangkat keras ini perlu di desain, nah  Model Shop ini adalah pusat desain hardware Microsoft sebelum dilepas ke pasaran.


Laboratorium tempat perangkat keras Microsoft dirancang.


Operasional laboratorium ini dijalankan oleh Vincent Jesus, dengan santainya memakai sandal :D menunjukkan meja kerja dimana contoh-contoh mouse Microsoft sedang di rancang.


Benda seperti sabun itulah yang kemudian diukir menjadi bentuk rancangan mouse.


Desain controller Xbox pun dirancang disini.


Untuk perusahaan sebesar Microsoft ruangan Model Shop terhitung kecil.


Divisi ini dibentuk tahun 1996 dengan staff yang tergolong sedikit. Namun dari sini perangkat keras Microsoft dirancang sebelum masuk produksi. BTW suasana kerja nya cukup santai ya.


Ada rak khusus untuk memajang produk-produk Microsft.


Tampak perangkat Surface dan mouse Microsoft.


Selain itu dipajang juga hasil iseng-iseng pekerja Microsoft, gambar diatas adalah toy figure tokoh Gears Of War yang dirancang 3D dan dicat oleh staf Microsoft.


Beberapa casing Xbox dan mouse.


Dan juga beberapa panduan manual keselamatan kerja.


Alasan adanya panduan manual keselamatan kerja adalah karena beberapa bagian lab memang berbahaya.


Mesin canggih untuk menghasilkan purwarupa.




Tampak seperti mesin fotokopi raksasa, tapi sebenarnya itu adalah 3D printer.


Microsoft menghabiskan $150.000 setahun untuk membeli resin sebagai bahan.


Butuh 4 jam untuk mencetak controller Xbox.


Iseng-iseng, gambar diatas adalah bentuk otak manusia yang dicetak menggunakan 3D printer.
Jadi jika anda sekarang memegang sebuah mouse atau keyboard merek Microsoft disinilah produk tersebut dirancang.

Sumber:

Mikro Apartemen : Inikah Trend Baru Di Dunia Apartemen Nanti?

Membeli properti di kota besar sangat menguras kantong, apalagi dipusat kota harga properti cukup mencengangkan. Solusinya adalah membeli properti di daerah pinggiran yang tentu saja akan menimbulkan biaya transportasi yang lebih mahal. Di Indonesia apalagi Jakarta lahan semakin sempit dan pengembang tentu ingin untung, jadilah harga satu unit apartemen bisa mengalahkan harga sebuah rumah di daerah suburban. Nah kabar dari New York, Walikota New York berencana membangun apartemen untuk golongan orang berpenghasilan rendah diatas tanah milik kota, namun lagi-lagi luas lahan yang terbatas memaksa pemerintah berpikir keras, makah lahirlah kompetisi desain apartemen mini. Dan pemenangnya adalah tim dari Monadnock Development dan nARCHITECTS berhasil memenangkan kompetisi dengan konsep Micro NYC.

A rendering of the exterior of the building, which will have 55 units.

Rahasia desainnya adalah apartemen ini dibangun dengan tipe modular, artinya tiap bagian sudah dibuat sendiri oleh developer lalu dibangun dengan model ditumpuk, persis seperti cara kerja peti kemas di pelabuhan, atau ehm mirip permainan di konsol game (you know what i meant)

The interior of the winning design, “My Micro NY,”  in New York City’s tiny-apartment competition. The entry packs a lot into units less than 370 square feet.

Ukurannya kira-kira 23 meter persegi dan 34 meter persegi, dimana ukuran paling kecil lebih besar dari apartemen tipe studio. Ruangan dirancang seefisien mungkin, bahkan atap pun bisa dipakai untuk menyimpan barang dan ada balkon.

40% apartemen ini akan disediakan untuk penghuni yang berpenghasilan perbulan $38.344 pertahun dengan tarif sewa $914 perbulan.

The floor plan of the apartment shown in the rendering  above.

Karena memaksimalkan setiap ruangan yang ada tempat tidurnya dibuat model lipat ke dalam tembok. Jika dilipat ke tembok maka kasur tidak akan terlihat dan ruangan bisa dipakai untuk berbagai macam tujuan, misalkan jamuan makan, lihat gambar diatas untuk detailnya.

Sumber:
NYTimes


Wow Ternyata Bakal Ada Ruang Bawah Tanah Megah Di Markas Apple Yang Baru

Apple tampaknya kembali menampilkan desain markas baru-nya kepada publik, sebelumnya Apple menampilkan desain markas barunya yang berbentuk oval yang kalau dari kejauhan kelihatan seperti sebuah piring terbang. Nah kali ini Apple kembali melansir gambar-gambar desain markas baru mereka ke publik. Yang unik adalah dari desain bangunan Apple yang baru terdapat ruangan bawah tanah yang berukuran cukup besar. Hmm apakah Apple berencana mengadakan World Wide Developers Conference di markas mereka sendiri?


Apple distant

front elevation

detail

apple elevation 2

21

Apple elevations

Landscape Plan

Apple detail

section

sections

Akan ada ruang bawah tanah yang cukup besar, mungkin untuk tempat Apple memamerkan produk baru mereka ke media.
Theater

theater plan

apple overall

Sumber:
Treehugger

Jumat, 04 Oktober 2013

7 Desain Lampu Paling Unik Di Dunia

type='html'>

7 Desain Lampu Paling Unik Di Dunia



1. Torn Lighting


Torn Lighting

Desain lampu ini oleh Billy may, sangat baik untuk menyembunyikan lampu pada dinding. Di desain cukup unik agar menyatu dengan dinding sehingga bola lampu tidak nampak secara langsung.



2. Alien Abduction Lamp


Alien Abduction Lamp


Desainernya adalah Lasse Klein. Dari namanya saja sudah keliatan lampu ini dibuat mirip adegan Alien menculik/mengambil benda-benda hidup yang ada di bumi ke pesawatnya. Tapi sayang, lampu ini baru pada tahap konsep dan belum diproduksi.



3. Abyss table lamp


Abyss table lamp

Desain Lampu ini sangat unik, didesain mirip usus yang berliku-liku. Lampunya menggunakan warna putih sehingga tampak bersinar terang dan semakin membuat bentuk lampu tampak elegan. Cocok diletakkan di meja samping sofa. Lampu ini berharga sekitar $500.


4. Sliced-Lamp


Sliced-Lamp

Lampu ini di desain dengan memotong sebuah lampu meja lama (bekas) dan memasukkan lebih dari 40 perspex plates (piring) diantara potongannya. Didesain oleh Studio Mango (Belanda).



5. The colgao


The colgao


Desain Lampu menyeramkan ini didesain di Studio Enpanza yang ada di Spanyol. Desainnya seperti hukuman gantung atau orang yang digantung (Dalam bhs spanish = The colgao) dari atas tiang gantung lampu secara horisontal. Unik sih tapi serem jugaa.



6. Hurdle lighting


Hurdle lighting

Di desain oleh orang korea yaitu Lee Suk Woo dan Byeon Dong Jin, mereka mendapatkan penghargaan Special Mention tahun 2007 Lightouch Design Competition di Singapura.

Lampu mirip gawang ini mempunyai struktur cahaya yang di desain secara horisontal dan vertikal seperti lampu meja. Sebuah sensor mendeteksi bagaimana lampu tersebut diposisikan dan mengoperasikan cahaya sesuai dengan posisinya. Cocok untuk baca buku, komik atau majalah secara fokus.



7. Stacked Rock Lamp


Stacked Rock Lamp

Batu-batu ditumpuk secara teratur pada sebuah tiang yang menyangga lampu, sehingga menghasilkan cahaya yang berpancar ke arah bawah yang tepat seperti sebuah air terjun. Harganya $119.

Nah, Itulah 7 Desain Lampu Paling Unik Di Dunia semoga menambah pengetahuan anda.

Sumber

View the original article here

5 Desain Sandal Paling Unik Di Dunia

type='html'>

5 Desain Sandal Paling Unik Di Dunia




5 Desain Sandal Paling Unik Di Dunia - Salah satu benda yang seringkali kamu pakai ke manapun kamu pergi adalah alas kaki alias sandal. Bahkan saat berada di dalam rumah, sandal menjadi hal cukup penting yang memang sering dipakai.

Karena kegunaannya yang sangat penting, tak heran jika banyak sekali orang membuat sandal dengan desain yang unik. Tapi rupanya pikiran manusia semakin berkembang sehingga munculah desain sandal yang cukup gila. Seperti apa ya? Dilansir oddee.com, berikut 5 Desain Sandal Paling Unik Di Dunia.

1. Tank Rajut

Tank Rajut
oddee.com


Ingin membungkus kakimu dari udara dingin namun tetap terlihat lucu, unik, eksklusif dan hanya kamu yang punya? Maka Miligurumis yang biasa membuat karya seni rajut Amagurimi bisa mewujudkannya. Kamu bisa merajutnya sendiri dengan pola yang disediakan di Etsy. Atau jika kamu malas membuat biarkan Miligurumis membuatkan sandal unik yang hanya untuk dirimu.


2. Bisa Jadi Karpet


Bisa Jadi Karpet
oddee.com



Sandal unik ini dibuat oleh Lise El Sayed yang memang memakai pola rajut. Uniknya, sandal ini memiliki bahan mirip dengan karpet dan bisa diletakkan di bagian karpet semacam puzzle. Jadi jika kamu sedang tidak memakainya, bisa kamu letakkan menjadi karpet dan tinggal diambil saja.


3. Keyboard Komputer


Keyboard Komputer
oddee.com



Mungkin ini adalah sandal dengan desain yang sudah bisa ditemukan di Indonesia. Berbentuk sebagai keyboard komputer, hampir semua tombolnya memang replika dari keyboard. Selain desainnya lucu, barisan menonjol tombolnya membuat sandal ini bisa memberikan efek rileks. Penggila gadget IT sepertinya wajib punya ya.


4. Menginjak Bayi


Menginjak Bayi
oddee.com



Sepertinya ini adalah sandal dengan desain paling mengerikan. Bagaimana tidak, apakah kamu sanggup memakai sandal seolah-olah kamu menginjak bayi yang mungil? Jika kamu memang sanggup silahkan pakai dan coba jalan di malam hari, hmm mungkin saja mata bayi di sandal ini bisa memperlihatkan ekspresi marah padamu.


5. Penangkap Kecoak


Penangkap Kecoak
oddee.com



Banyak perempuan benci kecoak dan ingin membunuhnya, namun tak semua orang memiliki keberanian membunuh kecoak dalam jarak dekat. Dan untunglah sandal ini bisa menyelamatkanmu. Lihat saja di bagian ujungnya ada gagang yang bisa diperpanjang dan bisa membantumu membunuh kecoak dari jarak satu meter.

Nah, itulah 5 Desain Sandal Paling Unik Di Dunia semoga menambah wawasan anda.

View the original article here

10 Desain Kontak Lensa Paling Unik Di Dunia

type='html'>

10 Desain Kontak Lensa Paling Unik Di Dunia


10 Desain Kontak Lensa Paling Unik Di Dunia - Bagi kamu yang mengalami masalah pada mata seperti rabun jauh atau rabun dekat, keberadaan kontak lensa sangat membantu jika kamu enggan memakai kacamata. Tapi rupanya, lensa kontak kini juga bisa dipakai mereka yang matanya normal.

Ya, bahkan kontak lensa normal ini memiliki desain yang unik bahkan cenderung aneh serta seram seperti bisa membuat iris matamu tampak seperti mata ular atau kucing. Dikutip dari oddee.com, berikut 10 Desain Kontak Lensa Paling Unik Di Dunia!


1. Seperti Mata Naga

Kontak Lensa Paling Unik

Kontak lensa mata naga ini dibentuk cukup besar sehingga bisa menutup hampir seluruh bagian matamu. Berwarna gradasi hijau, memakainya bisa membuatmu memiliki mata naga atau kadal dengan jenis pupil hitam yang mengecil. Karena desainnya dilukis dengan tangan, harga kontak lensa ini juga mahal dan tidak bisa sembarang digunakan. Berapa harganya? Rogoh kocekmu mencapai USD 220 (Rp 2,4 jutaan).


2. Jaring Laba-Laba

Kontak Lensa Paling Unik

Oktober segera datang dan mayoritas orang menanti Halloween. Kedatangan Halloween seringkali identik dengan pesta kostum yang membuat banyak orang ingin tampil wow di depan teman-temannya. Dan kontak lensa adalah sebuah hal yang dipilih untuk tampil berbeda. Terutama jika kamu memakai kontak lensa jaring laba-laba ini, siaplah menjadi hantu laba-laba!


3. Simbol Tersenyum

Kontak Lensa Paling Unik

Simbol tersenyum yang sangat lekat dengan era 80-an ini memang begitu fenomenal. Saking fenomenalnya bahkan sampai ada lensa kontak yang didesain khusus dengan simbol tersenyum itu. Ajaklah orang tersenyum setiap melihat matamu.


4. Mata Berkilauan

Kontak Lensa Paling Unik

Ingin matamu bersinar bak berlian? Desainer Anthony Mallier dari India mewujudkannya untukmu. Bayangkan saja ada serpihan kristal swarovski dibenamkan di matamu. Memang terdengar aneh namun juga keren karena swarovski di sini diberikan di sekeliling bagian iris kontak lensa. Boleh lah kamu pakai saat menghadiri pesta.


5. Perhiasan Gantung

Kontak Lensa Paling Unik

Ingin tampil berbeda adalah keinginan banyak orang. Tapi terkadang tampil berbeda itu dibarengi dengan hal yang ekstrem seperti satu ini. Apa yang ekstrem? Lensa kontak dengan gantungan. Ya, saat memakai lensa kontak ini kamu bahkan bisa menggantungkan sesuatu di ujung pengaitnya sehingga seakan ada benda yang tergantung keluar dari matamu.


6. Micky Mouse Seram

Kontak Lensa Paling Unik

Saat masih kecil apakah kamu penggemar karakter kartun Disney? Jika memang iya kamu pasti sangat mengenal sosok Micky Mouse. Jaman telah berbubah, Micky kini hadis dalam bentuk lensa kontak. Micky memang lucu, hanya saja lensa kontak Micky membuat gadis ini menyeramkan karena seakan tidak ada kornea dan iris matanya.


7. Mata Merah

Kontak Lensa Paling Unik

Lensa kontak yang dibuat Nike MaxSight mungkin sangat serbaguna namun juga sangat aneh. Nike merancang lensa kontak yang berguna untuk berbagai cabang olahraga. Seperti yang satu ini berwarna merah dirancang untuk pengendara sepeda untuk mengurangi silau di jalan raya yang diakibatkan sinar matahari. Hanya saja warna merahnya mengerikan.


8. Bergambar Bola

Kontak Lensa Paling Unik

Para penggila bola pasti selalu ingin memiliki berbagai hal mengenai bola. Ahli optik Jerman bernama Stephanie Berndt mewujudkan impian mereka dengan membuat lensa kontak berdesain bola di Munich. Bahkan lensa kontak itu dipasangkan dengan lensa kontak bergambar bendera negara. Berapa harganya? USD 54 (Rp 596 ribuan).


9. Mata Kucing

Kontak Lensa Paling Unik

Apakah kamu seringkali memperhatikan mata kucing? Kucing memang memiliki mata yang lucu. Terutama bagian pupilnya yang bisa membesar dan mengecil tergantung cahaya yang ada. Kini kamu juga bisa tampil sama dengan kucing kesayanganmu. Pasanglah lensa kontak mata kucing ini, dan eits jangan ikut mengeong ya.


10. Ada Zebra

Kontak Lensa Paling Unik

Zebra mungkin adalah hewan yang jinak dan apa adanya. Namun saat sebuah lensa kontak dipakai di matamu dengan motif zebra, maka lupakan kesan apa adanya. Bahkan garis-garis hitam putih di bagian iris membuat matamu seperti terkena iritasi dan aneh, tapi tetap saja keren.

Nah, itulah 10 Desain Kontak Lensa Paling Unik Di Dunia semoga menambah wawasan anda.


View the original article here